Memahami Apa Itu Haram Aini Dan Haram Sababi

Haram aini – Assalamualaikum wr wb, Bismillahirrahmanirrahiim Allahumma shali wasalim sayyidina Muhammad. Pertama-tama saya mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas Rahmat dan Maunah-Nya lah saya dapat menyusun tulisan religius sesuai judul tersebut diatas.

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita, junjungan umat, Nabi termulia , Rasul paling Agung, yaitu Baginda Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarganya beserta para sahabatnya.
Saudaraku , sidang pembaca yang terhormat.

haram aini

Ada makanan dan minuman yang haram disantap, artinya semua makanan dan minuman yang diharamkan dimakan dan dilarang oleh agama, baik hukumnya maupun keadaannya. Berdasarkan dari sebab-sebabnya, makanan dan minuman yang diharamkan itu dibagi dua macam, yaitu haram ‘Aini dan haram Sababi.

  1. Haram ‘Aini :
    Maksudnya, semua makanan atau minuman yang diharamkan itu disebabkan jenis benda dan barang itu sendiri. Misalnya , daging babi , bangkai , binatang yang disembelih bukan karena Allah , dan darah . Semuanya jelas haram untuk dimakan dan diminum.
  • Perhatikan Firman Allah SWT : ( Artinya ) : ” Diharamkan bagimu ( memakan ) bangkai , darah , daging babi , dan daging ( hewan ) yang disembelih atas nama selain Allah. ” ( QS : Al Maidah : 3 ) .
  1. Haram Sababi : Artinya haram karena adanya sebab. Maksudnya, segala sesuatu yang diharamkan itu karena cara mendapatkannya dilakukan dengan cara yang tidak halal dan tidak dibenarkan oleh agama Islam. Misalnya , barang – barang hasil curian , korupsi , undian , dan haramnya itu karena tercampur barang yang najis atau barang yang haram.
    Adapun bentuk minuman yang diharamkan diantaranya adalah :
    a) Semua jenis minuman yang memabukkan, seperti arak dan racun.
    b) Barang yang haram karena dari binatang yang haram, seperti susu anjing , dan susu babi.
    Begitu pula jenis minuman yang memabukkan dan membahayakan badan serta jiwa manusia, diantaranya :
  2. Benda – benda cair yang mengandung alkohol, seperti bir, brandy , wiski , dan wine. Semua ini disebut khamar dan haram diminum.

Baca juga : 4 Makanan Haram dalam Islam, Ini Sebabnya dari Segi Ilmiah

  • Allah SWT berfirman : ( Artinya ) : ” Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah : Pada keduanya itu terdapat dosa besar.” ( QS : Al-Baqarah : 219 ) .
  1. Benda – benda yang bukan dari benda cair, seperti ganja, heroin, morfin, candu, shabu-shabu, dan ekstasi yang dapat memabukkan dan membahayakan badan serta jiwa manusia.
    Adapun makanan dan minuman yang diharamkan dan dianggap tidak baik secara keseluruhan adalah :
    1 . Binatang atau makanan yang diharamkan Al-Qur’an , yaitu bangkai , darah , babi , dan sembelihan bukan atas nama Allah. 2 . Binatang buas dan binatang pemakan bangkai.
    3 . Binatang atau benda yang menjijikkan.
    4 . Binatang yang dilarang atau disuruh untuk membunuhnya.
    5 . Semua makanan dan minuman yang memabukkan dan merusak kesehatan.
    Jadi,itulah makanan dan minuman yang diharamkan. Jika kita memakan atau meminum barang yang haram atau yang kotor, kita akan berdosa. Selain itu , akan mengganggu kesehatan kita, baik jasmani maupun rohani. Misalnya , kita meminum minuman yang memabukkan maka badan kita akan tidak stabil, kepala pusing , dan pikiran jadi tidak menentu. Lama kelamaan akan merusak jantung dan syaraf. Oleh karena itu, agama Islam melarang atau mengharamkan bagi semua pemeluknya memakan atau meminum barang – barang yang haram. Dengan demikian , kita sebagai seorang muslim jangan sekali – kali mencoba untuk melanggarnya. Hal ini untuk menjaga k kesehatan jasmani dan rohani kita, serta menjauhi larangan Allah SWT. Dengan menjauhkan diri dari makanan dan minuman yang diharamkan itu, insya Allah kita akan terhindar dari dosa dan hal-hal yang dapat merusak kesehatan.
    Saudaraku, sidang pembaca yang terhormat. Saya akhiri tulisan religius ini , berjudul sesuai tersebut diatas. Terima kasih atas segala perhatian serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Jumpa lagi kita, insya Allah dikesempatan lain tentu saja dengan tulisan saya yang lain. Waafwa minkum wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

  • Bahan-bahan ( materi ) diambil dan dikutip dari buku : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. Oleh : Drs H. Hasan Baihaqi, AF . *
  • Artikel religius ini dapat anda temukan pada Website kesayangan : Www.hajisunaryo.com *
  • Artikel religius ini juga dapat anda temukan pada Website : Www.hsunaryo.blogspot.co.id atau Www.hsunaryo.blogspot.com *

Dikutip dari : hajisunaryo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *