Hari ini Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Jakarta Mulai Divaksin

Pelaku Ekonomi – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kick off pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

Sandiaga dalam sambutannya usai melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi di Graha Persahabatan, GKI Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (18/4/2021) menyampaikan terima kasih atas kolaborasi Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Homecare 24 dan para pelaku ekraf atas terwujudnya program vaksinasi. “Ini menjadi kick off untuk program vaksinasi bagi para pelaku ekonomi kreatif yang memiliki 17 sub sektor. Kami mendukung para pelaku ekraf ini untuk diprioritaskan mendapatkan vaksin karena sifat kerjanya banyak bersinggungan dengan tingkat eksposur yang tinggi,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Di tahap pertama, vaksinasi dilakukan terhadap 126 pelaku ekonomi kreatif. Program ini akan dilanjutkan secara bertahap bagi pelaku subsektor ekonomi kreatif lainnya, yakni film, musik, seni pertunjukkan dan bioskop, televisi, radio serta event. Saat ini tercatat ada 25.000 pelaku ekonomi kreatif di Jakarta.

Pelaku Ekonomi

Hadir dalam kick off Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya serta perwakilan pelaku ekraf yakni Nia Dinata, Armand Maulana, Arya Saloka, Surya Saputra, Soleh Solihun, hingga Andi Rif.

Baca juga : Awal Pekan Depan Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp 959.000 per Gram

Program vaksinasi bagi pelaku ekonomi kreatif diharapkan dapat membangkitkan kembali sektor ekonomi kreatif di Tanah Air. Mereka bisa kembali melakukan produksi dan beraktivitas, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat dan disiplin. “Setelah divaksin bukan berarti kita kebal terhadap virus, pulang ke rumah dan di mana pun kita harus tetap disiplin melakukan protokol kesehatan. Karena vaksin ini hanya bagian dari salah satu pilar untuk menekan penyebaran Covid-19,” katanya.

Menparekraf juga tengah mengkaji berbagai stimulus yang dapat diberikan kepada insan perfilman mulai sisi produksi hingga pemasaran bersama industri agar benar-benar dapat memberikan dorongan yang tepat sasaran.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menambahkan, sebagai bentuk upaya mendorong kebangkitan di sub sektor perfilman, Kemparekraf pada minggu lalu juga telah mengkampanyekan program #KembaliKeBioskop. Kampanye ini sebagai perwujudan semangat untuk memulai kembali kegiatan menonton di bioskop dan memastikan bahwa bioskop aman, nyaman dengan penerapan protokol kesehatan.

Sementara perwakilan pelaku ekraf di industri film, Nia Dinata, mengungkapkan, film adalah sebuah industri yang penuh dengan kolaborasi berbagai pihak. Tidak mungkin seorang sutradara mengarahkan pemainnya dari kejauhan, tidak mungkin semua kru berjauhan. Biasanya dalam satu set film terdapat minimal 120 kru yang ikut produksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *