Direktur TV MotoGP Dikecam saat Tayangkan Crash Jason Dupasquier

TV MotoGP – Direktur TV MotoGP sempat dikecam oleh sejumlah pebalap ketika menayangkan kecelakaan mengerikan pebalap Moto3, Jason Dupasquier.

Dupasquier mengalami kecelakaan mengerikan pada sesi kualifikasi di Sirkuit Mugello, Italia pada Sabtu (29/5). Ia pun dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (30/5) siang waktu setempat setelah sebelumnya sempat kritis dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

TV MotoGP

Dupasquier mengalami insiden mengerikan ketika mengaspal di kualifikasi MotoGP Italia. Ia ditabrak oleh Ayumu Sasaki setelah tergelincir saat putaran terakhir kualifikasi di Sirkuit Mugello. Jeremy Alcoba, juga terlibat dalam insiden tersebut.

Sorotan kamera secara langsung terkait proses evakuasi sang pebalap berusia 19 tahun itu rupanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian pebalap MotoGP.

Baca juga : Ngilu, Sejumlah Toyota Land Cruiser (Mobil Ringsek) Saat Proses Pengiriman

“Menunggu 1,5 jam bukan masalah, tapi apa yang kami harus lihat itu (sangat mengganggu),” ujar rider Sky VR46 Esponsorama, Luca Marini, dikutip dari Motorsport.

Rider Pramac Ducati, Johann Zarco, juga mengungkapkan dirinya merasa terganggu dengan keberadaan helikopter di sirkuit.
“Ketika berita keluar, sesi kami terlambat dimulai. Saya tidak tahan di pit. Kemudian, Anda melihatnya berulang-ulang dan Anda lihat bahwa ada masalah. Butuh waktu lama bagi helikopter mendarat,” ujar Zarco.

“Itu kenapa saya menghabiskan waktu di truk. Saya harus mempersiapkan sesi kami dan tidak mau mendengar itu,” lanjutnya.
Sementara itu, Valentino Rossi menyebut bahwa para pebalap harus tetap fokus untuk menjalani balapan meski tengah terganggu dengan kondisi evakuasi. Menurutnya, mereka bisa pulang apabila tidak kuat menghadapinya.

“Anda hanya punya dua pilihan, yakni meninggalkan box, melepas kostum balap, masuk mobil dan pulang. Atau, Anda tetap fokus, ketika harus kembali ke trek. Anda harus berusaha melupakan hal itu. Kalau tidak bisa, maka jadi berbahaya,” ujar pebalap veteran tersebut.

Adapun rekan setim Rossi, Franco Morbidelli, mengaku kurang suka melihat keadaan saat lintasan sedang dibersihkan setelah insiden kecelakaan.

“Setelah dia dibawa (ke rumah sakit), mereka mengepel aspal. Itu tidak menyenangkan untuk dilihat,” imbuh pebalap asal Italia tersebut.

Di sisi lain, ada juga pebalap yang membela Direktur TV MotoGP karena paham dengan tanggung jawabnya. Mereka adalah Jack Miller dan Fabio Quartararo.

Dibanding memberikan kritik, Miller punya saran buat untuk juru kamera. Ia menilai, lebih baik mereka mengarahkan kamera ke objek lain, alih-alih menyorot pasien yang tengah dimasukkan ke helikopter.

“Ke depannya, Anda bisa menyorot gambar pada sesuatu yang lain. Saya tidak berpikir itu perlu ketika seseorang dimasukkan ke dalam helikopter. Tapi saya mengerti karena itu siaran langsung dan setiap orang menunggu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *